5 Jenis Penyakit Dan Cara Pengendalianya Pada Pembibitan Kelapa Sawit Terbaru 2018


 5 Jenis Penyakit Dan Pengendaliannya Pada Pembibitan Kelapa sawit



gambar pengendalian penyakit pada kelapa sawit
pada bududaya kelapa sawit pembibitan merupakan langkkah untuk mendapatkan bibit -bibit sawit yang berkualitas unggulan, bibit kelapa sawit di tanam dari bentuk biji kelapa sawit dengan perlakuan khusunyang diolah sedemikian rupa dan berubah menjadi kecambah.

pembibitan kelapa sawit merupakan langkah awal dalam perkebunan kelapa sawit, pembibitan juga merupakan faktor yang mempengaruhi produksi dikemudian hari. hal ini lah yang membuat pembibitan itu menjadi sangat penti. dalam pembibitan pada kenyataanya bukanlah pekerjaan yang mudah banyak faktor yang menjadi penghambat berhasilnya pembibitan mulai dari faktor iklim, cuaca,lingkungan dan hama, serta penyakit yang senantiasa mengganggu pertumbuhan bibit kelapa sawit.

kali ini yang akan kita bahas adalah tentang penyakit yang sering kita jumpai di pembibitan, dan bagai mana cara pengendaliannya. karena banyak sekali hama yang mengganggu pertumbuhan kelapa sawit mulai dari yang dapat dikendalikan sampai penyakit yang tidak dapat dikendalikan. berikut ada 5 penyakit pada pembibitan kelapa sawit dan cara pengendaliannya.

1. seedling blight (curvularia sp)

a.ciri-ciri serangan



  • menyerang daun, daun yang terkena serangan akan berubah menjadi warna coklat tua.
  • bentuk daun yang terkena akan berbentuk cekung
  • daun yang terkena serangan akan terlihat bulatan berwarna kuning cerah


b.pengendalian

  • dapat di semprot dengan Amistar 15 ml untuk campuran 15 liter air
  • dapat di semprot dengan Antracol 75 ml untuk campuran 15 liter air
  • Score 30 ml dengan 15 liter air,
  • pengendalian dilakukan dengan interval 5-7hari sampai penyakit sampai dapat dikendalikan

2. Early Leave Disease (Botryodiplodia sp. and Glomerella sp)

a. ciri-ciri serangan

  • daun yang terserang akan berubah menjadi coklat yang menyebar dari  tepi daun.
  • akan terlihat bekas pada daun seperti batas yang nyata antara daun  yang terkena penyakit dan yang tidak terkena penyakit.

b. pengendalian

  • pengendalian dapat dilakukan mengunakan Thiram 75 wd sebanyak 0,2% dengan 15 liter air, dengan cara di semprotkan pada pagi hari dan hindari penyemprotan disaat cuaca berangin.
Baca Juga: 8 hal yang perlu dipersiapkan dalam perencanaan pembukaan kebun kelapa sawit 2018

3. Leaf spot (Helminthosporium sp)

a. ciri-ciri serangan

  • terdapat bercak berwarna coklat tua pada daun yang terkena serangan
  • daun yang terkena serangan akan terdapat bulatan cholorotic yang akan berubah warna menjadi kuning, apa bila bintik cholorotic membesar dan menginfeksi seluruh daun maka daun akan mengalami kekeringan.

b. pengendalian 

  • semprot bibit yang terkena serangan dengan Thiram 75 wp dengan dosis 0,2% untuk 15 liter air.
  • cabut dan hancurkan bibit yang terkena serangan agar tidak menyebar ke bibit yang masih sehat.
  • lakukan pendefisitan air karena akan menghambat perkembangan penyakit diseluruh daun yang terkena serangan. 
  • penyemprotan thiram dilakuakan denngan interval 5 - 7 hari sampai serangan hilang.

4. Leaf rot (corticium sp)

a. ciri-ciri serangan

  • daun yang terserang akan penyakit akan terdapat barisan-barisan berbentuk bulatan yang berwarna coklat, dika serangan sudah cukup parah maka warna daun akan berubah menjadi abu-abu sampai berwarna putih dengan pingiran daun berwarna ungu

b. pengendalian

  • potong daun yang sudah terserang parah dan musnakan
  • semprotkan thiram 75 wp sebanyak 0,2% kedaun yang terkena serangan dengan interval penyemprotan 5- 7 hari sampai serangan hilang

5. Blast (phythium sp dan rhizoctonia sp)

a. ciri-ciri serangan

  • warna daun yang terserang akan berubah menjadi pucat dengan gejala stres kekuurangan air
  • daun yang terserang akan mulai mati dari areal tanaman yang tua ke tanaman yang muda
  • jaringan cortical dari akar akan membusuk, tetapi bagian tengan akar masih utuh

b.pengendalian

  • untuk serangan ini belum ada fungisida yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangan ini, disarankan uuntuk pengendalian ini dilakukan sanitasi dan pembuangan sawit yang terinfeksi agar tidak menyebar ke sawit lainya.

0 Response to "5 Jenis Penyakit Dan Cara Pengendalianya Pada Pembibitan Kelapa Sawit Terbaru 2018"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel