11 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pertanian Kelapa Sawit Agar Produksi Buah Maksimal



Bagi petani, kelapa sawit memiliki pohon kelapa sawit dengan produktivitas tinggi tentu saja sangat menguntungkan, karena hal tersebut banyak yang mencari cara perawatan kelapa sawit agar berbuah banyak agar petani bisa mengambil keuntungan secara maksimal.

gambar hasil kelapa sawit

Oleh karena itu di kesempatan kali ini, penulis akan mencoba memberikan informasi mengenai tips, trik, dan cara agar pohon kelapa sawit yang anda miliki bisa menghasilkan buah kelapa sawit yang melimpah. Dalam merawat kelapa sawit agar berbuah banyak ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, dan akan kami ulas di bawah ini.


1. Pemilihan Lahan Dan Cara Perawatan Kelapa Sawit


Demi memiliki pohon sawit dengan produktivitas tinggi maka pemilihan lahan adalah hal pertama yang harus anda perhatikan. Lahan yang baik tentu saja akan dapat membantu pertumbuhan pohon kelapa sawit agar bisa memiliki produktivitas tinggi.
Namun jika anda memiliki lahan yang termasuk ke dalam lahan kering, maka ada hal yang harus anda lakukan karena lahan kering bisa saja membuat kelapa sawit anda kurang maksimal, dalam menghasilkan buah kelapa sawit karena sejatinya kelapa sawit adalah pohon yang membutuhkan pasokan air yang besar.

2. Penggunaan Alat Bersistem Mekanis


Bagi anda yang menginginkan pekerjaan yang lebih cepat dalam merawat atau dalam proses panen kelapa sawit maka pilihan untuk menggunakan alat bersistem mekanis bisa jadi pilihan tepat. Selain bisa bekerja lebih cepat dan juga efisien, penggunaan alat bersistem mekanis juga dapat memotong pengeluaraan anda untuk menyewa tenaga dalam manusia dalam merawat pohon kelapa sawit.
Namun perlu anda ingat dan perhatikan baik-baik, harga dari alat bersistem mekanis ini tidaklah murah bahkan mahal.Oleh karena itu anda harus memperhatikan pengeluaran anda dan jika memang tidak terlalu butuh lebih baik tunda keputusan untuk membeli alat bersistem mekanis.

3. Pengendalian Tanaman Gulma


Cara perawatan kelapa sawit agar berbuah banyak selanjutnya adalah pendendalian tanaman gulma, tanaman gulma yang termasuk ke dalam kelas A seperti bambu, pisang, dan ilalang seringkali kita temukan tumbuh di lahan kelapa sawit yang kita miliki. Hal ini tentu saja sangat merugikan karena unsur hara yang terkandung dalam tanah akan cepat habis dan akan mempengaruhi produktivitas pohon kelapa sawit.
Oleh karena itu tanaman gulma ini harus segera anda berantas, dan untuk melakukan hal ini bisa menggunakan cara mekanis ataupun dengan menggunakan cara kimiawi tergantung keputusan anda.

4. Pemberantasan Hama


Agar tanaman pohon kelapa sawit anda tetap memiliki produktivitas tinggi dan dapat menghasilkan keuntungan yang besar, maka pohon kelapa sawit harus terjaga dari serangan hama. Dalam hal ini hama tikus adalah musuh utama pohon kelapa sawit. Untuk menghindari perusakan oleh hama tikus kita bisa menjaga pohon sawit dengan cara membuat pagar pelindung di sekitar pohon.
Pagar pelindung ini bisa anda buat dengan menggunakan kawat yang bisa anda temukan dengan mudah di toko alat bangunan, dan biasanya kawat ini digunakan untuk membuat kandang ayam. Dibuat dengan melingkar di sekitar pohon dengan tinggi 50 cm dan ditancapkan ke dalam tanah maka cara ini bisa berhasil mencegah tikus menemukan celah untuk merusak pohon.

5. Jarak Tanam Pohon Kelapa Sawit


Hal yang tidak kalah penting untuk anda perhatikan dalam cara perawatan kelapa sawit agar berbuah banyak adalah jarak tanam yang anda gunakan. Jarak tanam pohon kelapa sawit sangat penting karena jarak tanam yang tepat akan bisa memaksimalkan pertumbuhan pohon dan meningkatkan produktivitas pohon kelapa sawit.
Jika anda menggunakan bibit kelapa sawit lokal maka anda perlu memberikan jarak sekitar 8 x 9 meter dari satu pohon ke pohon lain. Dan jika anda menggunakan bibit unggul kelapa sawit pelepah pendek maka anda bisa lebih rapatkan lagi jaraknya.

6. Teknik Penanganan Pasca Panen Kelapa Sawit


Tanaman sawit adalah komoditas yang paling berkembang pesat sekarang ini.Ini terbukti dengan semakin meluasnya pembukaan lahan baru yang digunakan untuk menanam sawit. Teknik penanganan terbaik pasca panen akan memaksimalkan produksi buah sawit. Teknik ini akan menjaga kualitas produk dan mutu hasil sawit itu sendiri sampai masa panen berikutnya.
Secara umum, tanaman sawit akan berada di usia produktif selama 25 tahun. Akan tetapi, teknik penanganan pasca panen yang buruk akan memperpendek umur produksi tanaman sawit. Tujuan dari teknik pasca panen sawit yaitu untuk mengurangi kemungkinan menurunnya kuantitas dan kualitas sawit yang dihasilkan.

7. Pemanenan


Secara umum sawit bisa dipanen setelah 3,5 tahun dari masa penanaman. Namun juga tergantung dari jenis perawatan yang diberikan dan jenis varietas yang ditanam. Pemanenan yang masih terlalu muda akan mengakibatkan minyak yang dihasilkan sedikit, dan jika pemanenan yang dilakukan terlalu tua dapat mengakibatkan buah sawit akan cepat membusuk. Dalam satu pohon panen, panen biasanya dapat menghasilkan sekitar 20 tandan per-tahun. Jumlah ini akan semakin menurun seiring menuanya usia pohon sawit tersebut.

8. Penentuan masa panen


Secara visual, buah kelapa sawit bisa dipanen ketika warna buah sudah berubah menjadi merah jingga.Secara fisiologi, panen buah sawit dapat dilakukan saat kandungan minyak sudah mencapai tahap maksimal. Cara lain yang digunakan untuk menentukan masa panen sawit yaitu ketika buah sawit sudah mulai rontok dari pohon. Mutu minyak yang dihasilkan pastinya dipengaruhi oleh kematangan buah.

9. Teknik pemanenan


Teknik panen yang digunakan akansangat berpengaruh dalam meningkatkan kualitas kelapa sawit. Panen buah sawit biasanya dilakukan secara manual dengan menggunakan alat pemotong bisa berupa pisau dan sabit atau gunting. Kuantitas tanaman sawit yang menurun umumnya diakibatkan dari teknik pemanenan dan pengangkutan yang salah.

10. Perontokan


Perontokan adalah tindakan untuk memisahkan buah sawit dari tandannya. Pemisahan ini biasanya sudah menggunakan mesin. Tandan hasil pemisahan kemudian dipisahkan dan biasanya digunakan untuk bahan pembuatan pupuk organik.Sawit yang telah terpisah dari tandannya kemudian diangkut dan dipindahkan ke bagian pengepresan.

11. Pengangkutan


Tandan buah sawit yang telah dipanen harus segera dibawa ke pabrik untuk segera diolah. Sawit yang tidak segera diolah akan menyebabkan penurunan mutu kualitas dikarenakan asam lemak yang meningkat. Oleh karena itu, pengangkutan buah sawit harus dilakukan sesegera mungkin. Pengangkutan biasanya menggunakan lori, truk atau pengangkut lainnya. Yang harus diperhatikan adalah hindari guncangan selama pengangkutan untuk menghindari permukaan buah menjadi lecet. 

buah kelapa sawit yang telah sampai di pabrik akan segera di olah agar tidak mengakibatkan menurunya kualitas minyak yang di hasilkan. apabila buah sawit terlalu lama di olah maka akan menghasilkan minyak yang mengandung asam dan lemak. beberapa proses yang dilakukan sampai kelapa menjadi miyak goreng murni.

1. Penggilingan


Proses penggilingan umumnya dilakukan dengan cara melumat sawit. Pelumatan buah kelapa sawit biasanya menggunakan mesin sejenis pisau besar yang bergerigi. Pisau ini akanberfungsi untuk mencacah sawit agar minyak yang terkandung dalam sawit bisa keluar. Selain itu, pencacahan juga bertujuan untuk mencairkan minyak yang kental.

2. Ekstraksi


Sebuah ekstraksi adalah langkah untuk mengeluarkan minyak yang masih tersisa dalam ampas sawit dengan cara diperas. Pemerasan ini dilakukan dalam mesin dengan cara menekan dan biasanya dicampur dengan air yang bersuhu tinggi.

3. Pemurnian


Ini merupakan langkah terakhir dari teknik pasca panen sawit.Pemurnian ini dilakukan untuk memisahkan minyak hasil kelapa sawit dari kotoran yang masih tercampur. Pemurnian biasanya akan menghasilkan prosentase minyak sebesar 20%. Pemurnian juga dimaksudkan agar memisahkan antara air dan minyak yang telah tercampur sewaktu proses pengolahan.
Sebelum sampai pada konsumen akhir, minyak masih harus dimurnikan lagi dengan beberapa tahapan.Dan minyak juga masih harus dikeringkan untuk menghilangkan kadar air yang terkandung di dalamnya.

0 Response to "11 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pertanian Kelapa Sawit Agar Produksi Buah Maksimal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel