5 Cara Pemupukan Dan Manfaat Pemupukan Pada Kelapa Sawit Terbaru 2018

Beberapa Cara Pemupukan Kelapa Sawit



gambar pupuk


Cara atau proses dan manfaat pemupukan pada kelapa sawit sangatlah penting karena biayaya terbesar yang di keluarkan terdapat pada pemupukan. Selain itu fungsi pemberian pupuk pada tanaman kelapa sawit dapat memberikan tambahan unsur hara pada tanah. Penggunaan pupuk juga dapat memberikan tambahan unsur hara pada tanaman kelapa sawit sehingga akan meningkatkan hasil produksi yang maksimal.

Dengan mengetahui proses pemberian pupuk, maka kita dapat memberikan pupuk dengan baik. untuk mendapatkan hasil pemupukan yang baik, tidak hanya penting memakai dosis pupuk yang tepat tetapi juga penting di ketahui cara penggunaan pupuk yang baik. dengan perkembangan teknologi pertanian, telah melahirkan berbagai produk yang cara pengapliksiannya berbeda dengan biasanya, namun secara umum pemberian pupuk dapat di kelompokkan menjadi lima cara pemupukan yaitu:

  1. spot placement
  2. foliar aplication
  3. broad casting
  4. ring placement
  5. fertigation ( pemupukan lewat irigasi )

berikut penjelasan cara pemupukan yang baik dan benar yang dilakukan di dalam pemupukan.

1. Spot Placement

Pemberian pupuk dengan cara spot placement adalah dengan membuat lubang disamping tanaman  mengelilingi tanaman dengan kedalaman kurang lebih 5 -10 cm, metode pemberian pupuk dengan cara spot placement ini baik digunakan pada lokasi yang jarak tanam luas. Pemebrian pupuk dengan cara spot placement sangat cocok digunakan untuk kondisi tanah yang kurang subur, lahan yang kering, jarak tanam yang renggang, memiliki perakaran sedikit, dan tanaman tahunan.
cara pemupukan dengan metode placement memiliki kelebihan dan kelemahan seperti berikut :
  • Kelebihan Metode Spot Placement
dimana kontak pupuk dengan tanah dapat dikurangi, pupuk tidak mudah menguap dan langsung dekat dengan akar tanaman sehingga akar dengan mudah mendapatkan unsur hara dari pupuk.
  • Kelemahan Metode Spot Placement
pemupukan dengan  cara ini akan memakan waktu yang cukup lama, karena harus membuat lubang terlebih dahulu sebelum dipupuk, dan takaran puouk pun harus diatur sedemikian baik.

2. Foliar Aplication

Proses pemupukan dengan cara foliar aplication adalah dengan cara melarutkan pupuk dengan air dimana kosentrasi yang diberikan sangat rendah. Pupuk yang telah di larutkan kedalam air disemprotkan secara langsung kedaun menggunakan alat penyemprot seperti hand sprayer, dan jika areal yang akan di semprot cukup luas maka bisa dilakukan menggunakan knapsact sprayer. metode pemupukan ini memeiliki beberapa kelebihan dan kelemahan yaitu :
  • Kelebihanan Foliar Aplication
Pemupukan dengan cara ini lebih menghemat waktu karena menggunakan alat semprot dan dapat disemprotkan langsung ke bagian bawah daun dan dapat langsung di serap oleh daun.
  • Kelemahan Foliat Aplication
Pemupukan dengan cara ini memiliki kelemahan seperti, banyak pupuk yang terbawa angin dan kurang merata karena cara pemupukan dengan metode dengan cara penyemprotan sehingga tidak baik di gunakan pada kondisi berangi,

3. Broadcasting

Broadcasting yang berarti disebar, proses pemupukan dengan cara disebar, pemupukan ini dilakukan apabila tanaman memiliki jarak yang rapat dan teratur dalam barisan, cara pemberian pupuk dengan metode sebar baik buat tanaman yang memiliki akar dangkal dan jenis tanah yang subur serta dosis pupuk yang diberikan cukup banyak. cara pemupukan ini memiliki kelemahan dan kelibuhan seperti berikut.
  • Keuntungan Broadcasting
Keuntungan pemupukan dengan cara disebar dapat menghemat waktu dan tenaga kerja, selain itu pemupukan dengan cara ini dapat dilakukan pada kondisi dimana jarak tanaman yang memiliki jarak yang rapat.
  • Kelemahan Broadcasting
Kelemahan dari cara pemupukan dengan cara disebar dimana pemberian pupuk tidak merata karena cara penghamburan yang berbeda-beda. Selain itu pemberian pupuk dengan cara disebar akan berpotensi terjadinya penguapan atau volatisasi amonium (NH4) yang berubah menjadi gas ammonai (NH3) yang dapat memacu pertumbuhan gulma.

4. Ring Placement

Metode pemberian pupuk dengan cara ditaburkan diantara  tanaman dan kemudian ditutup dengan tanah, metode ini umumnya digunakan untuk tanaman tahunan, pengaplikasian pupuk ini dengan cara ditaburkan mengelilingi batang didaerah tajuk terjauh daun. untuk tanah dengan kondisi kesuburan yang rendah serta pertumbuhan akar yang sedikit maka metode ini sangat cocok digunakan.
  • Keuntungan Ring Placement
Keuntungan pemupukan dengan cara pemupukan seperti ini maka pengambilan unsur hara pupuk oleh tanaman akan lebih mudah dan kehilangan hara pupuk kerana penguapan dapat di tekan karena ketikan pupuk diplikasi makan pupuk kembali ditimbun dengan tanah.
  • Kelemahan Ring Placement
Kelemahan dari cara ini yaitu memakan waktu yang cukup lama karena setelah pupuk ditabur makan harus ditutup kembali dengan tanah, serta kesuburan tanah yidak merata apabila penaburan pupuk tidak merata.

5. Fertigation (pemupukan lewat irigasi)

Pemupukan dengan cara ini melakukan pemupukan bersamaan dengan pengairan tanaman. Metode pemupukan ini biasanya dilakukan ketika pembibitan dimana pupuk di masukkan kedalam tengki yang bertekanan tinggi dan dialirkan bersamaan ketika penyiraman dilakukan, pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk cair dan pupuk padat yang dilarutkan dengan air.
  • Keuntungan Fertigation
Keuntungan pemupukan dengan cara ini  dapat menghemat waktu dan tenaga kerja, selain itu pemupukan dengan cara ini dapat dilakukan pada kondisi dimana jarak tanaman yang memiliki jarak yang rapat.
  • Kelemahan Fertigation
Pemupukan dengan cara ini memiliki kelemahan dimana banyak pupuk yang akan terbuang apabila ada aliran air yang bocor atau pecah. Selain itu pemberian pupuk dengan cara ini kurang merata karena dipengaruhi olehtekanan air yang dialirkan dan sulit untuk di kontrol pemberian pupuknya.


0 Response to "5 Cara Pemupukan Dan Manfaat Pemupukan Pada Kelapa Sawit Terbaru 2018"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel