8 Jenis Tanaman Penutup Tanah Terbaru Yang Sering Digunakan Diperkebunan 2018

penggunaan tanaman penutup tanah ( LCC) pada perkebunanan kelapa sawit sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting, hal ini disebabkan oleh pungsi tanaman penutup tanah, dimana tanaman penutup tanah dapat melindungi tanaman dari erosi permukaan tanah, pencucian unsur hara tanah oleh hujan, menambah unsur organik tanah, serta menekan ppertumbuhan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman utama.

ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita akan menggunakan tanaman penutup tanah yaitu:

  1. apakah tanaman penutup tanah yag kita gunakan mudah untuk di perbanyak, baik dengan biji atau stek, serta murah dalam perawatan.
  2. tanama cover crop atau tanaman penutup tanah yang kita gunakan memiliki akar yang bersefat mengikat tanah, meningkatkan kesuburan tanah, serta mampu menjaga kelembapan tanah dengan baik.
  3. dapat tumbuh dan menghasilkan banyak daun sehingga dapat menutupi permukaan tanah dengan cepat
  4. tanaman penutup tanah harus dapat menjadi tempa atau sarang dari hama pemangsa 
  5. mampu menekan pertumbuhan gulma yang dapat menggagu pertumbuhan tanaman induk

ada beberapa jenis tanaman yang dijadikan sebagai cover crop atau tanaman penutup tanah yaitu :

  1. COLOPOGONIUM MUCUNOIDES ( CM )
colopogonium mucunoides

tanaman colopogonium mucunoides adalah jenis tanaman dengan ciri-ciri memiliki ukuran daun lebih kecil, permukaan daun tidak licin,dan tidak berbulu, tanaman ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan antara lain :

a. kelebihan colopogonium mucunoides (cm)

  • tanaman ini mampu tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-300 meter diatas permukaan laut
  • pertumbuhan daun cukup relatif cepat serta mampu memberikan tambahan unsur hara pada tanah, dan mampu mengurangi erosi permukaan tanah yang disebabkan oleh hujan
  • perawatan cukup mudah

b. kekurangan dari colopogonium mucunoides (cm)

  • tanaman ini kurang baik dalam menekan pertumbuhan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman utama, hal ini disebabkan kerena tanaman ini tidak mampu bersaing dengan tanaman pesangingnya seperti gulma, sehingga kemampuanya dalam menekan pertumbuhan gulma kurang baik
  • selain kemampuan tanaman colopogonium mucunoides yang kurang baik dalam menekan pertumbuhan gulma, tanaman ini juga memiliki umur yang relatif singkat sehingga kurang baik di gunakkan untuk jangka panjang.

2. COLOPOGONIUM CAERULEUM (CC)

colopogonium caeruleum


tanaman jenis colopogonium caeruleum ini adalah jenis tanaman merambat dengan ciri daun mengkilap, dan licin serta memiliki bulu halus dipermukaan daun yang berbentuk oval dengan lebar 3-5 cm. tanaman ini memiliki kelebihan dan ke kurangan antara lain :

a. kelebihan colopogonium caeruleum (cc)

  • tanaman dapat tumbuh dengan baik di bawah naungan, serta dapat bersaing dengan tanaman gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman utama.
  • tanaman ini dapat menekan pertumbuhan gulma dengan baik, dan berjenis toleransi terhadap hama predator
  • dapat bertahan terhadap kekeringan serta mampu di kembangkan dengan cara stek

b. kekurangan tanaman colopogonium caeruleum (cc)

  • tanaman ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan biji cukup rendah dan tergolong sulit dalam perawatan
  • harganya cukup mahal dibandingkan dengan tanaman penutup tanah lainnya

3. MUCUNA COCHINCHINENSIS (MC)

mucuna cochinchinensis



tanaman mucuna cochinchinensisi adalah jenis tanaman yang menjalar, tetapi tanaman ini juga dapat tumbuh tegak, tanaman ini memiliki batang kecil dengan diameter 0.5-1 cm, tanaman ini memiliki batang yang lemah, serta memiliki polong biji yang  erbulu tebal. tanaman ini memiliki kelebihan dan kekurangan  seperti berikut :

a. kelebihan mucuna cochinchinensis (mc)

  • tanaman ini memiliki pertumbuhan yang sangan baik, tanaman ini dapat dengan cepat tumbuh sekitar 3 bulan pertumbuhan tanaman ini sudah mencapai 100 % untuk menutupi lahan.
  • tanaman ini cukup mudah dalam perawatannya
  • dapat tumbuh dengan baik di areal kering

b. kelemahan mucuna cochinchinensis (mc)

  • tanaman inj kurang baik digunakan dalam jangka panjang karena memiliki umur tumbuh yang singkat sekkitar 6 sampai 8 bulan seteah itu tanaman ini harus di tanam kembali.

4. CENTROSEMA PUBESCENS (CP)

centrosema pubescens


tanaman jenis centrosema pubescens ini memiliki ciri-ciri dapat tumbuh membelit dan berakar pada buku-buku batang, batang memilii bulu-bulu halus dan panjang batang bisa mencapai 5 meter, tanaman ini juga memiliki di tangkai, bentuk daun elips agak kasar dan berbulu lembut, memiliki bungan yang seperti kupu=kupu dengan warna violet ke putih-putihan tanaman ini memiliki kelebihan dan kelemahan antara lain:

a. kelebihan centrosema pubescens (cp)

  • tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dan bertahan pada areal yang ternaungi
  • mampu tumbuh di ketinggian 0 sampai 3000 meter diatas permukaan laut
  • tanaman ini dapat dengan cepat pertumbuhannya, tanaman ini mampu menghasilkan 1000 kg biji dalam 1 hektar areal yang ditanami tumbuhan ini
  • tahan terhadap hama penyakit

b. kelemahan centrosema pubescens (cp)

  • tanaman ini memiliki umur yang relatif singkat sekitar 3 sampai 4 bulan sehingga kurang pas ditanam untuk jangka panjang
  • harga yang relatif mahal untuk jenis tanaman penutup tanah
  • kurang baik dalam menekan pertumbuhan gulma

5. PSOPHOCARPUS PALUSTRIS (PP)

psophocarpus palustris (pp)

tanaman psophocarpus ini memiliki ciri-ciri merambat,memanjat atau membelit, bentuk daunya bundar panjang  dengan ukuran kurang lebih 1 cm, warna daun hijau dengan bentuk daun kecil dan berbulu halus, tanaman ini juga memiliki buah seperti kacang polong yang bisa juga di konsumsi. tanaman ini memiliki kelebihan dan ke kelemahan antara lain:

a. kelebihan psophocarpus palustris

  • tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0 - 1000 meter diatas permukaan laut
  • tanaman ini hampir memiliki kemampuan yang mampu bertahan di kondisi tanah yang ternaungi dan memiliki kadar air rendah sama seperti centrosema pubescens
  • tanaman ini sangat cocok ditanam diareal gambut karena tanaman ini mampu bertahan pada kondisi tanah yang memiliki tingkat keasaman seperti areal gambut.
  • dapat menekan pertumbuhan gulma dengan baik

b.kekurangan psophocarpus palustris


  • tanaman ini memiliki harga yang cukup mahal
  • pertumbuhan tanaman ini cukup lambat pada 3 bulan pertama 
  • memiliki umur yang pendek sekitar 6 - 12 bulan sehingga kurang baik digunakan untuk jangka yang lama

6. CENTROSEMA PUBESCENS (CP)

centrosema pubescens


tanaman centrosema pubescens (cp) ini berasal dari amerika tengah dan selatan, dan tanaman ini masuk ke indonesia pada abad ke 19, tanaman ini termasuk tanaman perenial yang tumbuh menjalar, memanjat dan melilit, tanaman ini memiliki bentuk daun elips dengan panjang kira-kira 1-7 cm dan lebar daun 4-5 dengan ujung runcing berwarna hijau memiliki bulu halus dipermukaan daun serta memiliki panjang tangkai daun sekitar 5 sampai 6 cm. tanaman ini memiliki keunggulan dan kelemahan sebagai berikut :

a.keunggulan centrosema pubescens

  • tanaman ini mudah tumbuh didaerah tropis atau daerah yang lembab
  • tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 600 - 900 meter dipermukaan tanah
  • dapat bertahan dan tumbuh pada daerah yang memiliki curah hujan tinggi sekitar 800 - 1.500 mm, dan tanaman ini dapat tumbuh diberbagai jenis tanah
  • dapat menekan pertumbuhan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman induk

b. kelemahan centrosema pubescens

  • tanaman ini tidak dapat tumbuh dengan baik di daerah kering 
  • umur tanaman tidak panjang hanya tumbuh sekitar 4 - 8 bulan untuk daerah kering
  • tidak dapat tumbuh dengan baik diareal dengan tingkat keasaman tinggi seperti areal gambut.

7. PUERARIA JAVANICA (PJ)

pueraria javanica

tanaman pueraria javanica merupakan tanaman yang berasal dari asia bagian timur dan kepulauan pasifik,  tanaman ini merupakan tanaman merambat memiliki batang keras dan berbulu, daun tanaman ini berbentuk oval dengan ukuran lebar daun 3 sampai 5 cm dan memiliki warna daun hijau kekuning-kuningan dan terdapat bulu halus di permukaan daun. tanaman ini memiliki ke unggulan dan kelemahan sebagai berikut :

a. keunggulan pueraria javanica

  • pertumbuhan tanaman cukup cepat sehingga pada pertumbuhan umur 5-6 bulan tanaman ini sudah mampu menutup permukaan tanah sampai 90 %.
  • tanaman ini mampu bertahan pada areal yang ternaungi, serta mampu bersaing dengan gulama
  • mapu menekan pertumbuhan gulma dengan baik
  • memiliki sifat tidak bersaing dengan tanaman inti

b. kekurangan pueraria javanica

  • harga untuk bibit cukup mahal 
  • pengendalianya cukup sulit, karena pertumbuhannya yang cukup cepat

8. MUCUNA BRACTEATA

mucuna bracteata


tanaman mucuna bracteata berasal dari india, tanaman ini memiliki ciri- ciri  tumbuh merambat, memanjat atau mengikat, tanaman ini memiliki daun uberwarna hijau tua dengan lebar dau 5-8 cm, tanaman ini memiliki keunggulan dan kekurangan sebagai berikut:

a. keunggulan mucuna bracteata

  • tumbuhan ini dapat tumbuh dengan cepat setelah 3 bulan umur tanam
  • mampu menutup permukaan tanah dengan baik, sehingga sangat efektif digunakan dalam menekan pertumbuhan gullma
  • tahan terhadap serangan hama dan penyakit
  • mampu mengendalikan erosi dengan baik karena tanaman mucuna bracteata ini memiliki akar serabut yang kuat mengikat tanah
  • harga cukup murah, serata tanaman ini dapat tumbuh dengan baik walau areal ternaungi

b. kelemahan mucuna bracteata

  • tanaman ini dapat mengganggu pertumbuhan tanaman inti karena sifat dari mucuna bracteata ini yang mejalar, sehingga menjalar ke tanaman inti dan dapat menutupi tanaman inti.
  • pengendalian mucuna yang relatif membutuhkan biaya tambahan karena pertumbuha mucuna yang sangat cepat.
  • untuk pertumbuhan awal cukup lama

Belum ada Komentar untuk "8 Jenis Tanaman Penutup Tanah Terbaru Yang Sering Digunakan Diperkebunan 2018"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel